Sekitar 70 kader Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) menggelar aksi
Jakarta, Sekitar 70 kader Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) menggelar aksi di depan kantor KPU. Dalam aksi ini mereka menggoncang-goncang pintu gerbang KPU hingga rusak.
Pantauan di lokasi, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2008), massa yang datang pukul 11.00 WIB itu berkerumun di depan gerbang KPU. Mereka menggelar orasi dan memutar lagu-lagu.
Hingga pukul 12.30 WIB, aksi masih berlangsung damai. Namun menjelang pukul 13.00 WIB, massa mulai tak sabar. Mereka lantas menggoncang-goncang pintu gerbang KPU dengan keras.
Pintu setinggi 2,5 meter yang terbuat dari besi itupun mengeluarkan bunyi berderak keras. Meski tidak sampai roboh, namun beberapa bagian mengalami kerusakan. Selain itu mereka juga merusak lampu hias yang terpajang di atas tembok gerbang KPU.
Melihat aksi anarkis itu, polisi pun lantas turun tangan. 10 Personel polisi yang tadinya berjaga di balik gerbang keluar dan membentengi pagar dengan tubuh mereka. Beruntung akhirnya anarkisme massa dapat diredam.
Sementara itu di pressroom KPU tengah berlangsung pertemuan antara Pengurus DPP PPDI dengan KPU yang diwakili oleh Andi Nurpati dan I Gusti Putu Artha. Mereka membincangkan persoalan konflik internal PPDI yang berimplikasi pada permasalahan pencalegan.
Pengurus sah PPDI sekarang di bawah pimpinan Mentik Budiwiyono menghendaki seluruh caleg yang telah diajukan oleh PPDI kubu Endung Sutrisno dibatalkan. Hal ini karena MA telah memutuskan kepengurusan sah PPDI ada di tangan Mentik. (kilasberita.com/amz/dtc)